Di siang hari yang terik, di tengah keramaian kota, deru kuda besi menyertai langkahnya. Entah sampai mana langkah kaki kecilnya akan berlabuh?
Sekian lama dalam hidupnya, Ia tidak pernah merasakan cinta yang sejati. Adalah Respati yang menjalani hidupnya sehari-hari tanpa kehadiran sang Ibu saat ia belia sampai kini menginjak dewasa.
Hanya satu hal yang ia ingat saat Ibunya akan bercerai dengan Ayahnya."Janganlah engkau mencari aku wahai anakku karena suatu saat Aku akan hidup dalam hatimu."
Suatu hari Respati berniat untuk mencari Ibunya walau Ia tahu betepa luasnya dunia ini. Tapi itu tak jadi soal karena dalam hatinya ia belum menemukan belaian cinta kasih Ibunya.
Sekian lama Ia berjalan dan akhirnya Ia menemukan satu jawaban dari seorang laki-laki tua yang ia temui di keramaian kota. Lelaki tua itu berkata "Cukuplah cinta itu hidup dalam hati , kita tak harus senantisa dekat dengan orang yang ita cintai karena cinta tak harus memiliki."TAMAT

0 komentar